Kiat Jadi Orang Kaya: Memahami Pesan Hadis dan Mengaplikasikannya dalam Kehidupan Sehari-hari

 

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Nabi Muhammad SAW menggambarkan pesan Allah kepada manusia tentang pentingnya menyisihkan waktu untuk beribadah agar diberkahi dengan kecukupan dan terhindar dari kefakiran. Pesan ini tidak hanya berbicara tentang kekayaan materi, tetapi juga kekayaan spiritual.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، قَالَ: " إِنَّ اللَّهَ تَعَالَى يَقُولُ: يَا ابْنَ آدَمَ تَفَرَّغْ لِعِبَادَتِي أَمْلَأْ صَدْرَكَ غِنًى وَأَسُدَّ فَقْرَكَ، وَإِلَّا تَفْعَلْ مَلَأْتُ يَدَيْكَ شُغْلًا وَلَمْ أَسُدَّ فَقْرَكَ -سنن الترمذي ت شاكر (4/ 642)

Dari Abu Hurairah ra. bahwa Nabi saw. bersabda: "Sesungguhnya Allah ta'ala berfirman: "Wahai anak Adam! Sempatkanlah (sebagian waktumu) untuk menyembah-Ku, Aku akan memenuhi hatimu dengan kecukupan dan menutupimu dari kefakiran; namun bila kamu tidak melakukan (menyisihkan waktu untuk ibadah) maka Aku akan memenuhi dua tanganmu dengan kesibukkan dan Aku takan menutupimu dari kefakiran"" (HR. Tirmidzi).

Makalah ini akan membahas lebih dalam tentang hadis di atas dari tiga pesan berikut:

1. Taffarragh li Ibadati (Sempatkan Waktu untuk Ibadah): Pesan ini mengajarkan pentingnya mengalokasikan waktu untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Dalam kesibukan hidup modern, seringkali kita terjebak dalam rutinitas sehari-hari yang menyita waktu dan energi kita. Namun, dengan menyempatkan waktu untuk beribadah, kita dapat mengalami kedamaian batin dan kebahagiaan yang tidak dapat diberikan oleh materi. Praktik beribadah, seperti shalat, dzikir, dan membaca Al-Quran, membantu membersihkan hati dan menjaga hubungan spiritual dengan Allah. Dengan demikian, kita dapat merasakan kecukupan dalam diri kita, meskipun mungkin dalam keadaan sederhana dari segi materi.

2. Amla' Shadraka Ghinan (Membuat Hati Kaya): Makna sejati dari kekayaan bukanlah sekadar memiliki harta yang melimpah, tetapi sikap qana'ah atau rasa cukup dengan apa yang dimiliki. Qana'ah merupakan kunci untuk mencapai kekayaan sejati, yaitu kekayaan spiritual. Ketika seseorang merasa puas dengan apa yang dimiliki dan bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah, maka hatinya akan menjadi kaya meskipun dalam keadaan sederhana. Sikap ini juga membantu seseorang untuk tidak terjebak dalam lingkaran keinginan yang tidak pernah terpenuhi, sehingga terhindar dari kefakiran yang disebabkan oleh keserakahan.

3. Asudda Faqrak (Menutupi Kefakiran): Pesan ini mengajarkan bahwa dengan menyisihkan waktu untuk beribadah dan memiliki sikap qana'ah, seseorang dapat menghindari kefakiran. Allah SWT adalah sumber segala rezeki, dan dengan mempercayakan segala urusan kepada-Nya, seseorang akan merasa tenang dan terhindar dari rasa khawatir akan kekurangan. Ketika seseorang mengutamakan ibadah dan menjaga hubungan baik dengan Allah, maka Allah akan memenuhi kebutuhan mereka sebelum mereka menyadarinya. Ini adalah janji-Nya yang tercantum dalam Al-Quran dan hadis-hadis Nabi Muhammad SAW.

Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari:

  • Mengatur jadwal harian dengan baik untuk menyisihkan waktu untuk ibadah.
  • Membiasakan diri untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan Allah.
  • Memiliki sikap rendah hati dan tidak terlalu terikat pada keinginan duniawi.
  • Berusaha untuk selalu meningkatkan kualitas ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah.

Kesimpulan: Memahami pesan hadis tentang kiat menjadi orang kaya tidak hanya berbicara tentang kekayaan materi, tetapi juga kekayaan spiritual. Dengan menyisihkan waktu untuk ibadah, memiliki sikap qana'ah, dan mempercayakan rezeki kepada Allah, seseorang dapat menjadi kaya dalam segala hal dan terhindar dari kefakiran. Hal ini adalah panggilan untuk merenungkan makna sejati dari kekayaan dan mengarahkan hidup menuju keberkahan dan kesempurnaan spiritual.


Pesantren Darul Hadis Lembang membuka pendaftaran gelombang 2 tahun pelajaran 2024/2025 tingkat SD, SMP dan SMA

https://darulhadislembang.org/penerimaan-peserta-didik-baru/

 

Komentar